Hey tuan,
Tak bisakah kau sejenak untuk menepi,
Menyecap kopi yang sudah hamba buat sejak pagi,
Membicarakan sajak yang tak bisa hamba sudahi.
Hey tuan,
Terkadang pikiran tak bisa hamba kendalikan,
Terlalu memaksa untuk diri ini bertahan,
Padahal mulut sudah tak kuasa menahan,
Dan jari sudah ingin untuk menari tak berkesudahan.
Singgahlah sejenak tuan,
Membicarakan hal yang selalu mengganggu kehidupan,
Mengurangi beban yang lama tak bisa hamba keluarkan.
Menambah kelapangan hati yang lama dalam kesempitan.
Lalu kemanakah kini kau akan pergi tuan?
Setelah sejenak singgah di pagi hari yang lama hamba dambakan,
Ketenangan yang lama sudah tak lagi hamba rasakan,
Sejenak bisa kembali hamba dapatkan.
•MgilangDL•
Komentar
Posting Komentar