Aku lelah,
Aku masih lemah,
Terus terjebak dalam kenangan,
Menahan rindu yang tak berkesudahan,
Menelan pahitnya rasa yang tak akan menjadi nyata.
Aku tak bisa bangkit,
Aku masih terbaring dalam rasa sakit,
Menunggu dia yang hilang entah kemana,
Menjaga cinta yang kini telah kehilangan makna.
Aku layaknya tuan bodoh yang egois,
Padahal aku tau jika dia tak akan lagi menyapa,
Tapi aku masih setia melihat layar putih yang telah kehilangan nyawa,
Berharap jika dia akan kembali berkata 'hai' lalu kita bisa berceloteh tentang kabar.
Nyatanya, dia tak ada!
Dia lupa akan diriku yang hina,
Tuan bodoh karena harapan fana,
Yang telah jatuh ke dalam lubang nestapa,
Meratap nasib yang perlahan kehilangan cinta.
Hei kau yang dulu aku puja!
Tengoklah sebentar aku yang kini merana,
Berkhayal tentang cinta yang sempurna,
Tapi nyatanya, semua hanya kepalsuan yang telah kau siapkan sejak pertama.
•MgilangDL•
Komentar
Posting Komentar